Olahraga yang cocok buat pemalas
“Habis dari mana?” “Habis tennis.”
Wah, keren. Olahraganya sambil main. Mainnya pun keren. Menurut orang Yunani, olahraga yang keren ya atletik. Menurut orang Skotlandia, olahraga yang keren adalah main golf. Tahukah anda bahwa orang Skotland ini benar?
Menurut Prof. Hembing - itu yang terkenal dengan hidup sehat ala Hembing - kita perlu memilih olahraga yang akan kita lakukan sampai usia senja. Dan juaranya adalah : jalan kaki. Boleh anda pilih tennis, berenang, berdansa, berkuda, lari, dan sebagainya. Tapi pastikan anda melakukannya hingga usia senja. Sebab, kalau sudah terbiasa olahraga lalu tidak olahraga maka tubuhnya akan ‘menuntut’ kembali hal yang dulu. Masih menurut Hembing, jalan kaki merupakan jenis ‘medium exercise’ dan ini akan membuat anda tetap sehat. Jadi, berhubung golf itu banyak jalan kakinya, maka dia sangat tepat dengan anjuran Hembing ini. Sayangnya, olahraga ini butuh banyak modal.
Orang Cina beda lagi. Olahraga yang penting itu mengolah energi, bukan mengolah otot. Jadi yang terbaik bukan berenang (seperti kata dokter), tapi : tai-chi. Ok, aku setuju. Maka aku mulai mencari tai-chi di internet. Dapet. Situs Everyday Tai-chi memuat lengkap berbagai jenis tai-chi sekaligus dengan videonya. Keren.
Ternyata kudapati diriku adalah pemalas. Setelah mempelajari 5 jurus tai-chi 24 bentuk, eh sudah kehilangan semangat. Maka aku cari alternatif lain, sebuah olahraga buat para pemalas. Kutemukan kemudian Falun Gong . Keren juga, lengkap dengan videonya. Cukup 5 jurus, tanpa konsentrasi, tanpa aturan nafas, pokoknya ikuti gerakannya energi akan muncul sendiri.
Asyik. Maka aku praktekkan falun gong setiap hari. Kumasukkan videonya ke Nokia Communicator, tiap hari cukup 18 menit. Sayang, lagi-lagi kekuatan semangat hanya ada di pikiran positif saja. Kembali malas lagi. Maka kumulai pencarian baru, suatu olahraga yang betul-betulsangat cocok buat orang yang sangat-sangat malas. Eh, dapet juga. Ini juaranya.
Kali ini bukunya Prof. Hembing berjudul ‘olahraga mengayunkan tangan’. Nama kerennya swaiso. Ya, hanya mengayun-ayun tangan sebanyak 200 kali. Cukup. Itu sudah setara jalan kaki, medium exercise. Enaknya lagi kagak usah takut hujan, atau keserempet mobil. Kata Hembing, olahraga ini berasal dari Shanghai.
Begini caranya :
- berdiri tegak, kaki membentang selebar bahu, pandangan lurus ke depan
- jari kaki mencengkeram. katanya ini untuk menekan telapak kaki sehingga menekan titik-titik akupuntur
- pakai nafas perut lebih baik, yaitu tarik nafas sambil kembungkan perut, dan buang nafas sambil kempiskan perut
- tangan lurus, telapak menghadap ke belakang
- lalu ayunkan tangan bersama-sama ke depan dan ke belakang. Satu ayunan dihitung mulai dari depan -ke belakang - ke depan lagi.
- lakukan sebanyak 200 kali (kira-kira 5 menit)
- selesai
Jika anda melakukan setiap hari, maka anda akan sehat, demikian petuah Hembing. Ingin yang lebih malas lagi? Bagaimana kalau ‘blogging’? Ah, itu kan olahraga ‘jari’, jenis olahraga yang sangat-sangat berat, terlalu berat, tidak baik buat kesehatan…



hehehe.. ayo berolahraga! mensana inkorporesano, begitu yak?
Comment by Imponk — May 24, 2005 @ 4:23 pm
aku olahraga jari ponk, ganti desain terusss…..
Comment by khairul — May 24, 2005 @ 5:50 pm
most popular post udah beres bos! siip, tengyu untuk caranya
Comment by Imponk — May 25, 2005 @ 5:51 am
Ruangan gw di lantai 3, jadi tiap pagi olah raga naik 3 lantai, gak ada lift.Pas istirahat turun untuk makan, terus naik lagi. Lumayan.
Ada tips, kalau markir motor/mobil yang jauhan dari lokasi kantor, supaya jalannya agak jauh. Lumayan.
Pernah suatu saat toilet di lantai 3 diperbaiki, harus turun ke lantai 2 kalau mau buang air. Aku anggap olahraga juga. Lumayan.
Comment by risiyanto — May 25, 2005 @ 6:09 am
Mas mas, maap ya, saya gak setuju kalau dibilang topeng monyet itu merupakan kerjasama manusia dan monyet, bagi saya itu lebih ke exploitasi si monyet untuk menghasilkan uang bagi manusianya. Berapa % sih dari uang yang didapat yang masuk ke mulut monyet?. Monyet mah biarkan saja di hutan sudah hidup dengan bahagia dan sentosa.
Sebenarnya tulisan diatas mau saya taruh di tagboard, apa daya dapat pesan akrab:
The administrator has set a maximum of 200 characters per post. Please shorten your message.
Comment by risiyanto — May 25, 2005 @ 6:14 am
Kelor memang tidak selebar dunia, saya lagi nyari-nyari tai-chi eh ketemunya pak khairul. Salam probability & stokastik pak. Titus
Comment by UZ Titus — June 15, 2005 @ 6:59 am
Terima kasih krn mmbri maklumat mngenai senaman ayunan tangan. Amalkan secara istiqamah, Insya Allah akan mmberi kebaikan. Tq.
Comment by adam — July 4, 2005 @ 8:13 am
Terima kasih krn mmbri maklumat mngenai senaman ayunan tangan. Amalkan secara istiqamah, Insya Allah akan mmberi kebaikan. Tq.
Comment by adam — July 4, 2005 @ 8:13 am
Mas Kairul,
Wah sama mas,saya juga elakukan olahraga ini sejak 2003 meskipun tidak tiap hari.terinspirasi oleh buku nya Jos Usin.
Alangkah baiknya jika ditambah dgn olahraga jongkok juga.
Salam Hormat
Comment by Syaiful — August 9, 2005 @ 5:05 pm
Saya sejak muda terindikasi diabetes, mraktekin olah raganya Jos Usin sejak mahasiswa. Setahun terakhir ngikuti Hembing dg olah raga ayunan tangan. Alhamdulillah tetap sehat. Kadar gula dibawah 140 terus.
Comment by duoman — July 10, 2006 @ 11:46 pm
Sudah hampir 3 tahun saya praktekkan setengah jam pagi dan setengan jam sore. hasilnya memang tidak langsung wuzzzz…. tapi akan terasa secara bertahap tubuh merasa lebih sehat. salam… keep exercise!!!!!
Comment by Ari — March 1, 2007 @ 1:15 am
Sungguh sangat menarik sekali, artikle-artikle yang dimuat itu memotivasi setiap orang untuk menjaga kesehatan nya lebih baik !!!
Comment by Lucky — November 13, 2007 @ 4:45 am
Udah dicoba Pak, bener-bener segerrrr!!!Semalamn kaku di depan laptop,sekarang udah lincah lagi,thanks Pak..
Comment by Efri Yaldi — June 28, 2009 @ 3:28 am
sip juga,, hehehe…
Comment by anonim — September 10, 2009 @ 11:17 am
ayun tangan 5 menit pagi sore bisa mencegah flu.
ayun tangan 15 menit bisa mengusir flu. Sy pernah flu sampai berdahak, alhamdulillah sembuh tanpa minum obat apalagi antibiotik, hy dgn bismillah dan ayun tangan 15 menit sehari. makasih sharingnya pak khairul
Comment by san — September 22, 2009 @ 2:09 am