Inspirasi Pagi


June 12, 2005

Menjual Keheningan

Urusan jual-menjual, manusia memang ahlinya. Setiap bentuk ekstrim bisa dijual. Kecantikan dijual, tampang serem dijual. Warna-warni dijual, putih dijual. Mode dijual, ketelanjangan dijual. Hiruk-pikuk dijual, keheningan dijual.

Sambil memandang hamparan sawah hijau, lagi-lagi saya terpenjara selama 7 jam di dalam kereta menuju Jogja. Tak sampai seminggu saya kembali menuju kota yang sama. Tapi kali ini saya membawa senjata pembunuh kebosanan, sebuah MP3 player. Menikmati kembali nostalgia walkman 15 tahun lalu ternyata asyik juga. Pantas iPod demikian populer, karena benda sebesar 2 jari ini saja sudah bisa memberikan kegembiraan sejenak di perjalanan. Apalagi iPod yang kini bisa memuat 15.000 lagu dengan hardisk 60GB nya.

Sebentar lagi para pesaing iPod juga segera beredar. Siapa lagi kalau bukan ponsel ber mp3. Lebih ciamik, dan multifungsi. Samsung dan Sony Ericsson tampaknya akan segera menyaingi iPod dengan ponsel bermemory hingga 4GB. Nokia pun segera masuk ke pasar iPod. Itulah kenapa kabarnya Apple siap join dengan Motorola untuk masuk ke dunia selular.

Dan begitulah manusia, di samping jualan keindahan musik, dijual pula lawannya… keheningan. Alih-alih ngasih irama, ini alat justru menghilangkan derau dan bunyi-bunyi lainnya. Sangat tepat bagi mereka yang pingin betul-betul konsentrasi atau istirahat. Jagoan di jajaran depan adalah Bose QuietComfort. Yang lebih murah buatan Sony juga ada, seperti yang dicoba Husni. Rasanya saya juga mau coba yang ini. Bukan tidak mungkin nanti ponsel pun memberi fasilitas ini. Namanya juga bisnis, jual… jual… jual….

teknobis - khairul @ 1:52 pm

1 Comment »

    Gravatar Image
  1. hehehe… ayo jualan!

    Comment by Imponk — June 16, 2005 @ 11:00 pm

Leave a comment



Anti-spam measure: please retype the above text into the box provided.

Get free blog up and running in minutes with Blogsome | Theme designs available here