Ada pelangi. Indah sekali.
Ini pemandangan istimewa. Rasanya baru kali ini melihat pelangi dari ketinggian awan. Serasa sedang terbang masuk ke dalam lingkarannya. Di atas nya awan putih kekuningan diterpa sinar matahari sore. Di bawah sana terhampar sawah, bukit-bukit kecil, dan.. ah.. danau waduk Jatiluhur. Indah.
Mencoba kembali penerbangan Jakarta-Bandung setelah jalan tol Cikampek-Padalarang dibuka. Ini jalan tol yang menghubungkan Jakarta-Bandung secara langsung. Seorang kenalan dari Jakarta bilang, “Rasanya dari Bandung sekarang seperti dari Bekasi..” Dan memang benar, perjalanan yang dulu 3-4 jam sekarang cukup 2 jam. Akibatnya jumlah penumpang naik kereta anjlok, pesawat terbang lebih tragis… terjun bebas. Pesawat ATR42 yang kunaiki hanya terisi kira-kira 12 penumpang dari kapasitas sekitar 48 kursi, padahal beberapa waktu lalu selalu penuh. Saya yakin, ini penerbangan rugi.
Kembali menikmati keindahan alam Parahyangan dari udara. Nun jauh di sana, jalan tol Cikampek-Padalarang tampak putih seperti ular yang sangat panjang. Di sebelahnya, rel kereta api beriku-liku mengikuti alur bukit. Ada kereta sedang merayap di atasnya. Di latar belakang tampak Gunung Tangkuban Perahu yang menjadi maskot Bandung. Dalam hati saya menggumam, … indah sekali naik pesawat terbang, jalan tol, kereta api. Indah sekali melihat hasil kreasi manusia.
Lalu teringat PT Dirgantara Indonesia, perusahaan pesawat terbang kita. Lalu teringat Soekarno yang dengan yakin mewasiatkan “negara ini negara kepulauan, bangsa ini harus bisa membuat kapal laut dan pesawat terbang”. Dan, ternyata kita telah di tepi-tepi dari mimpi itu. Ribuan sarjana yang dibiayai dengan hutan, ikan, dan minyak (more…)