Jaringan Pemikir
InnoCentive Inc. dari Massachusetts adalah kumpulan 80.000 pemikir independen yang dipilih khusus di 173 negara. Mereka secara bersama-sama memecahkan masalah riset bagi perusahaan-perusahaan besar seperti Boeing, DuPont dan P&G.
Drew Buschhorn, mahasiswa pascasarjana kimia berusia 21 tahun di University of Indiana di Bloomington, adalah salah satu pemikir yang menciptakan sebuah zat kimia untuk merestorasi karya seni bagi sebuah perusahaan yang tidak disebutkan namanya. Senyawa ini sudah ia identifikasi saat ia membantu ibunya mewarnai pakaian waktu kecil. Drew adalah bagian dari sukses InnoCentive. Dari sekitar dua lusin permintaan P&G saja telah lebih dari sepertiga berhasil dipecahkan, dan P&G membayar lebih dari $5000 per solusi. Dengan tenaga independen, P&G bisa mendongkrak jumlah produk yang dihasilkan dari luarmenjadi 35%, naik dari 20% tiga tahun sebelumnya.
Selain InnoCentive yang merupakan jaringan pemikir berbagai perusahaan juga memanfaatkan komunitas online dalam membangun bisnisnya. Yang paling terkenal tentu saja toko maya Amazon dan pelelang eBay. Mereka sejak dari awal telah memanfaatkan jutaan komentar pembacanya untuk membantu penjualan. Linden Lab menciptakan game Second Life yang secara langsung melibatkan penggunanya untuk membikin bagian dari game itu sendiri dengan cara membebaskan mereka membuat avatar, membangun kota, dan bertransaksi di dunia virtual Second Life. Sekitar 25ribu user menghabiskan waktu kolektif sekitar 6000 jam sehari membangun Second Life. Ini setara dengan tim 1000 orang dalam perusahaan biasa. Lumayan buat perusahaan dengan tenaga 45 orang ini. Belum lagi dibandingkan dengan proyek Linux yang melibatkan jagoan dari seluruh dunia, kegiatan bersama maha raksasa yang menggetarkan Microsoft.
Sisi buruknya tentu ada. Komunitas online bisa menjadi bencana seperti misalnya maraknya file sharing di internet. Info-info yang sekilas sepele dapat menyebabkan kerugian besar bagi perusahaan. Misalnya kejadian yang menimpa pembuat kunci sepeda Kryptonite. September tahun lalu seorang blogger memposting video yang menunjukkan kebolehannya membongkar kunci Kryptonite hanya dengan pulpen BIC. Video menyebar ke seluruh internet, berakibat perusahaan menghabiskan lebih dari $10juta untuk mengganti kunci tersebut. Waduh!



hehehehe… dampak teknologi
Comment by Imponk — July 10, 2005 @ 9:30 am
Rul,..pengetahuanmu banyak banget yha ? he-he-he….lama nggak baca blog-mu udah ketinggalan banyak berita…
Comment by lelita — December 14, 2005 @ 1:53 pm