Inspirasi Pagi


May 10, 2006

Solare : sel surya + LED

Tak dinyana, lampu senter yang selama ini saya cari di toko justru saya temukan di pasar kaget hari minggu samping rumah. Mungkin Anda pernah lihat lampu senter yang untuk mengisi baterainya cukup di koclok-koclok (guncang-guncang)? nah itu yang saya cari.

Ternyata ada varian yang lebih canggih, cukup dipijit-pijit maka ada per yang memutar ‘dinamo’ dalam senter. Versi ini yang saya beli dengan harga 17 ribu. Yang koclok-koclok itu harganya 15 ribu. Made in China. Ya murah. (fotonya kapan-kapan ku upload, kalau mood)

Nah, di lampu itu saya melihat secara langsung bentuk lampu LED. Jenis lampu yang sangat hemat. Saya langsung teringat dosen saya, Pak Dodot yang membikin Solare.

Singkat kata, ini artikel tentang beliau dan betapa besar jasa beliau dalam memberikan penerangan kepada penduduk desa. Berikut dua link dari artikel di Pikiran Rakyat, September tahun lalu. Tentang Solare dan profil Pak Dodot.

Aku bangga dengan dosenku (dulu) ini. Sempat ketemu di Bontang beberapa bulan lalu. Beliau pulang dari Pupuk kaltim, saya dari LNG Badak. Ngobrol-ngobrol tentang Solare, ternyata tiap rumah di desa hanya butuh listrik 20 watt saja. Wow!

teknosos - khairul @ 3:13 pm

Get free blog up and running in minutes with Blogsome | Theme designs available here