Inspirasi Pagi


May 11, 2006

Efek ‘mencengangkan’ dari sebuah website

Seminggu ini tiba-tiba jadi giat ngutak-atik situs Sepia, setelah berbulan-bulan sebelumnya sekedar membiarkan apa adanya. Awalnya karena sadar bahwa situs itu dimulai tepat setahun lalu (mei 2005), jadilah dia mencuri kembali perhatian. Hasilnya, … saya sendiri yang menjadi korban, melihat situs itu berkali-kali… haha

Sesuatu yang baru memang jadi perhatian. Yang baru dari eksperimen itu adalah ‘random image rotator’. Ternyata saya sendiri sekarang suka penasaran, kira-kira gambar yang mana yang akan muncul? (tentu saja saya tahu semua gambar yang ada, tapi ternyata masih ‘thrilled’ kalau melihat gambar yang muncul…)

Ini gara-gara Flickr punya fasilitas explore yang membikin saya selalu terkagum-kagum dan datang kembali untuk melihatnya. lama-lama kepikiran juga, pingin melihat gambar yang sama lagi, tapi lupa link nya. akhirnya (untuk sementara) di rekam saja menjadi ‘random image’. Idealnya random image yang diinginkan adalah :

  1. gambar yang bagus, kalau di klik maka akan mengakses situs aslinya
  2. ada tulisan putih melayang di atasnya

yang no 1, nggak ketemu solusinya. mungkin harus pakai database, repot juga. yang no 2 nggak ketemu solusinya juga, mungkin harus mengubah CSS sehingga ada tulisan bisa berada di depan gambar (gambar dibikin menjadi background). Berhubung masih males maka (dengan berat hati) solusinya adalah ‘derivative work’ (oh… i’m so sorry…)

Tentang gambar yang terus diubah itu, saya jadi ingat mengapa menjadi menarik perhatian. Pada dasarnya kita suka penasaran dengan ’surprise-surprise’ kecil. Itu yang mungkin bikin saya menjadi korban dari situs sendiri. hehe

Lalu saya ingat kiat grup saya dalam memberikan training. Prinsipnya sederhana : berikan ke audiens.. sesuatu yang baru

Caranya adalah :

  1. memberi hal baru
  2. memberi hal lama dengan cara baru
  3. membahas hal lama dari sudut pandang baru

Saya nggak tahu, random image itu masuk ke dalam jenis yang mana…

artikel terkait : random image rotator di wordpress

richlife - khairul @ 3:24 am

May 10, 2006

Solare : sel surya + LED

Tak dinyana, lampu senter yang selama ini saya cari di toko justru saya temukan di pasar kaget hari minggu samping rumah. Mungkin Anda pernah lihat lampu senter yang untuk mengisi baterainya cukup di koclok-koclok (guncang-guncang)? nah itu yang saya cari.

Ternyata ada varian yang lebih canggih, cukup dipijit-pijit maka ada per yang memutar ‘dinamo’ dalam senter. Versi ini yang saya beli dengan harga 17 ribu. Yang koclok-koclok itu harganya 15 ribu. Made in China. Ya murah. (fotonya kapan-kapan ku upload, kalau mood)

Nah, di lampu itu saya melihat secara langsung bentuk lampu LED. Jenis lampu yang sangat hemat. Saya langsung teringat dosen saya, Pak Dodot yang membikin Solare.

Singkat kata, ini artikel tentang beliau dan betapa besar jasa beliau dalam memberikan penerangan kepada penduduk desa. Berikut dua link dari artikel di Pikiran Rakyat, September tahun lalu. Tentang Solare dan profil Pak Dodot.

Aku bangga dengan dosenku (dulu) ini. Sempat ketemu di Bontang beberapa bulan lalu. Beliau pulang dari Pupuk kaltim, saya dari LNG Badak. Ngobrol-ngobrol tentang Solare, ternyata tiap rumah di desa hanya butuh listrik 20 watt saja. Wow!

teknosos - khairul @ 3:13 pm

May 9, 2006

Korelasi aktifitas blogger dengan visitor

Ini saya contek dari situsnya Guy kawasaki, yang ngambil juga dari orang lain. Pengalaman saya sih kayaknya betul, hehe…

betul kan..?

richlife - khairul @ 11:51 am
« Previous PageNext Page »

Get free blog up and running in minutes with Blogsome | Theme designs available here